Minggu, 29 Juli 2012

James 'The Joker' Holmes (Ketika Penjahat Menginspirasi)


Pernah gak sob, pas kita liat film superhero, kita malah ngefans sama villains daripada jagoannya? gua juga kadang iya lho, kenapa coba, karena superhero itu identik dengan karakter yang super baik,alim dan sebagainya, yang  menurut gua gak bakalan ditemuin di kehidupan nyata, maka itu gua jadi lebih suka sama musuhnya, coba deh ya lu pikirin siapa sih yang gak bakalan nafsu menguasai dunia dan ‘change the world’ jadi dunia versi lu kalo punya lu punya kekuatan super? Cuma orang yang sok baik aja yang mauk-mauknya nya ngelindungin dunia tanpa bayaran dan tanpa ada nya publikasi atas dirinya, dalam beberapa kasus film superhero malah dia sendiri yang di jadiin buronan polisi, contohnya banyak sob, Batman,Hulk,Spiderman dan lain-lain, aduh udah capek capek nolong orang malah di jadiin tersangka coba, mending jadi iklan Big Cola aja,ya kan Spydi?hahaha..
Ternyata gak cuma gua yang berpikir kalo jagoan tuh kalah keren dari musuhnya, banyak geh ya, salah satu contohnya ya itu tuh, lu udah pada tauk kan ya cowok nekat bernama James Holmes yang mengaku dirinya adalah ‘The Joker’, yang pas pemutaran perdana film Batman terbaru yang berjudul ‘The Dark Knight Rises’, secara frontal nembakin orang yang lagi rame sumpek di Theater 9 Mall Aurora, dekat Denver, Colorado, AS., tauk kan-tauk kan? Kalo yang sering denger berita pasti tauk..
Kalo yang gak tauk gua jabarin deh kronologisnya..  Gini nih :
00.30
- Seorang pria bersenjata masuk ke bioskop dengan memakai masker gas dan baju besi. Ia membawa senjata laras pendek dan pistol.
- Dia melemparkan tabung gas ke lantai lalu menembaknya. Beberapa detik kemudian, dia menembakkan ke arah penonton secara membabi buta.
- Setelah menembak dan para penonton berteriak-teriak ketakutan, ia berlari ke belakang penonton.
- Menurut James Wilburn yang duduk di barisan kedua, sebelum kejadian, pria bersenjata (James Eagan Holmes, 24) itu, mencari pintu darurat yang ada di sebelah kanannya. Setelah mengetahuinya, ia ke depan auditoriaum dan menembakkan pistolnya.
- Terjadilah kekacauan akibat tembakan itu. Tak kurang dari 30 tembakan dilepaskan pelaku.
- Tak hanya penonton yang ada di ruang theater 9, di theater 8 pun kaget mendengar kegaduahn akibat suara tembakan pelaku.
- Polisi menerima laporan adanya tembakan tersebut, dan kemudian segera ke lokasi kejadian.
00.40
Polisi tiba di lokasi dan mencari pelakunya. Polisi berhasil menemukan pelaku di mobilnya Hyundai berwarna putih sedang beristirahat di parkiran di belakang pintu gerbang gedung bioskop.
- Polisi kemudian menahan pelaku. Pelaku sendiri tak memberikan perlawanan. Pelaku mengatakan: “I’m the Joker.”
- Ambulan datang di lokasi, lalu membawa sejumlah korban ke rumah sakit terdekat.
- Polisi memblokade lokasi Bioskop Aurora
- Tersangka mengaku menyimpan bahan berbahaya.
02.00
Polisi mencari apartemen pelaku dan setelah menemukan kemudian mengosong lima buah bangunan di sekitar lokasi dan memberi garis pembatas sekitar lima blok dari apartemen tersangka.
09.00
Petugas mengetahui di apartemen tersangka terdapat ranjau yang sengaja di pasang pelaku dengan teknologi canggih.
Jelas kan?
James Holmes ini emang berpikiran sama kayak gua,asli gak ada bedanya tapi nih bocah lebih nekat dan goblok, kan tadi gua bilang, kita bisa berbuat semaunya kalo lu udah dapet kekuatan super nah lu James Cuma modal senapan doang, korbannya juga cuma 14, tanggung bgt James, mending kayak gua sabar duluk, haha.
Lalu siapa sih ini anak, gua udah ngbrowsing di google dan akhirnya gua mendapatkan 5 fakta menarik dari dalam dirinya, yaitu.. :
1.Dia adalah seorang anak pemalu

James Eagan Holmes "dikenal sebagai seorang pemuda yang sangat pendiam, introvert tapi menyenangkan," kata Carol D. Leonnig dan Joel Achenbach kepada The Washington Post .

Ayahnya adalah seorang matematikawan, ibunya seorang perawat, dan ia dibesarkan dalam masyarakat kelas menengah atas indah bergaya hacienda dimana rumahnya dikelilingi bukit-bukit dan ngarai San Diego, California. Mantan teman sekelas SMA james mengatakan,dia senang bermain kartu, video game, dan menonton film  selayaknya  remaja.

2. Dia adalah seorang mahasiswa cemerlang

Meskipun sering terlihat canggung dan malu, Holmes yang dahulu, memiliki pikaran yang besar, hal itu dibuktikan, dia memenangkan beasiswa dan magang sebagai mahasiswa sekolah tinggi ilmu, dan lulus dengan predikat "at the top of the top" dari kelasnya di Universitas California, Riverside. Holmes adalah satu dari enam mahasiswa pra-tesis doktoral untuk memenangkan hibah dari National Institutes of Health untuk mempelajari ilmu saraf di University of Colorado di Denver. Namun, pada musim semi, Holmes yang sudah berjuang ternyata memiliki nilai tes yang buruk. Dia akhirnya memutuskan untuk berhenti sekolah, dan sedang dalam proses menarik diri dari program pascasarjana pada saat penembakan.
3. Dia terdaftar di situs kencan online

Holmes sering kunjungi situs kencan online, termasuk Match.com, dimana profilnya menyatakan dengan jelas bahwa dia seperti anak-anak remaja lainnya, minuman, tetapi tidak pernah merokok, dan menganggap politik untuk menjadi 'tengah jalan.

4. Ia diduga mempersiapkan penembakan selama berbulan-bulan
Selama empat bulan sebelum kejadian,Holmes menerima lebih dari 50 paket di apartemen Aurora dan University of Colorado sekolah kedokteran
Dia membeli pistol pertamanya, sebuah Glock, pada 22 Mei di sebuah toko senjata bata-dan-mortir di daerah Denver. Dia membeli senapan kurang dari seminggu kemudian, dan senapan AR-15 seminggu setelah itu.Pada tanggal 7 Juli dia membeli pistol lain. Ia diduga muncul dari jalan keluar ke teater mengenakan helm, masker gas balistik, tenggorokan-pelindung, rompi taktis, dan celana. Sedangkan alat pelindung lengkap seperti milik anggota tim SWAT.

5. Apartemennya mengambarkan 'ilmuwan gila'
Alat musik milik Holmes dikabarkan mulai berbunyi dengan keras, musik techno itu bergema di tengah malam, disaat Holmes diduga berada di biskop, selanjutnya mati sendiri tiba-tiba pada pukul satu. Apartemennya itu dilengkapi dengan "serangkaian rumit jebakan peledak, yang tampaknya dirancang untuk membunuh siapa saja yang masuk sementara mengejar jejaknya, apartemen terpasang peralatan  "ranjau" termasuk kabel, tabung penuh peluru, dua kotak hitam dengan lampu berkedip merah, dan botol soda hijau berisi cairan. Gila kan?

Jadi dalam kasus ini, menurut gua yang salah adalah pakem dari cerita-cerita superhero itu, kenapa coba gak ditampilin sisi nakal superhero nya, kenapa cuma dipamerin baek-baeknya aja, seolah-olah di dunia ini gak ada yang sempurna kecuali Superman,haha.. muak juga lah lama-lama yang nonton, jadinya bukanya ngasih contoh yang baik ke penonton malah berakibat buruk kayak gini kan, ya karena emang secara gak sadar para sineas Hollywood nih malah lebih meng ‘cool’ kan musuhnya sih daripada jagoannya, so jangan sampek gak kepikiran ya kalo bentar lagi ada aksi yang lebih nekat akibat film-film superhero ini.
Termasuk gua yang udah siap beraksi pas nanti ada layar tancep.. hohoho

5 komentar:

  1. jgn2 lo udh merencanakan sesuatu lg dan, ih jdi ngeri gw sm lo :p

    BalasHapus
  2. Darus : gua perampok

    Devy : hahaha.. iya gua mauk nembak lu pakek senapan asmara haha

    BalasHapus
  3. hahah kalo saya dari dulu kagum banget ma karakter Lex Luthor,, kalo nonton serial Smallville pasti bakal ngerti kenapa Lex bisa jadi super villain musuhnya Superman,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. tuh kan,emg kadang villain itu punya ke coolan tersendiri,ho3
      maaf git baru bisa bls,kemaren2 lg males bgt buka blog,sekalinya ngebuka lgsung ada komenan dari gitaa..seneeenggnya bgt2, :)

      Hapus